Pagi itu seperti biasanya Mas Musripin yang berasal dari Kendal jawa tengah melintas di depan rumah Pak Emus yang berasal dari Purwakarta jawabarat,
"berangkat mas?" sapa pak emus ramah
"iya pak, mumpung pagi" jawab mas musripin
"mas kalau mau gedang ambil saja dari pada maruragan, saya mah seneng lamun dimakan mah" pak emus sambil senyum.
"enggih pak, nanti kalau saya bawa parang" sahut mas musripin
keesokan harinya tanpa basa basi mas musripin langsung menuju ke TKP, pohon pisang yang ada disamping rumah pak emus ditebang, sesaat kemudian mas musripin telah memikul pisang yang ditebang nya.
"matur nuwun pak, gedang nya saya bawa" kata mas musripin
"aduh mas,!!!!!! kenapa yang di ambil kok malah pisang nya." sahut pak emus dengan nada ketus.
"kan kata bapak ambil saja gedang nya, ya ini kan gedang" sambil menunjuk kearah pisang yang di pikulnya.
"bukan mas, itu gedang mah" pak emus nunjuk ke pohon pepaya di samping nya.
Kedua nya lalu tertawa bersamaan,
Total Tayangan Halaman
Selasa, 08 November 2011
Rabu, 02 November 2011
Gairah Membawa Serakah
ketika senja mulai berdekapan bersama datang nya malam, nun jauh disana terdengar suara adzan yang mendayu dayu, dibawah pohon cemara yang berada diketinggian bukit masih terlihat sesosok tubuh lunglai tersandar pada batang pohon cemara yang tegak lurus menusuk langit yang mulai gelap. sesekali mendongakan kepala seolah memandang sesuatu diatas langit, " ya tuhanku kapan lagi kau akan berikan jalan kemudahan bagiku"sedikit berteriak seraya menadahkan tangan mahluk yang mirip dengan manusia itu. dari suara yang keluar dari mulutnya mungkin usianya tidak muda lagi.
Benar saja sesaat kemudian dia berdiri dengan dibantu tongkat dikedua tanganya, berjalan perlahan menuruni bukit yang dipenuhi belukar. dari langkahnya tak ada sedikitpun rasa takut untuk menuruni bukit itu, padahal kedua kakinya nyaris tak dapat digerakan, entah kenapa tiba- tiba dia menyanyikan sebuah kidung sunda yang membuat bulu kuduk merinding. "nu diluhur salah ngatur, nu dihandap nangkeup tu' ur,
ka indung abdi kaduhung kabapa kuring doraka, gulugur guntur tibatur, gurilap matak sumeblak
pangeran anu kawasa kuring nandangan sangsara"
( yang diatas salah ngatur, yang dibawah memeluk lutut, terhadap ibu aku menyesal, kepada bapa saya durhaka, suara guntur datang dari orang lain, halilintar membuat hati berdebar, tuhan yang maha kuasa saya jalani kesengsaraan ). tanpa aba- aba dan peringatan suara halilintar menggelegar menyambar sosok tubuh yang sedang gontai, "Glegaaaaaarrrrrrr, treleeep, kruuaaaaak " diiringi suara batang kayu yang roboh langsung menimpa mahluk yang mirip sekali dengan manusia. tanpa suara. hening sesaat lalu terdengar suara lirih, " asyhadu alla ilahaillallah wa asyhadu anna muhammadu rasyulullah "
Selasa, 01 November 2011
Mechanic Andalan Dari Air Sebayur
Generasi muda yang mempunyai visi kedepan, pantang surut kebelakang. siap mengobrak abrik mesin apapun. dari mesin jahit sampai mesin jet. ( bukan jet pump )
Festival Tabot Bengkulu Indonesia
sebetulnya ane waktu itu kagak sengaja mau nonton tabot, mobil angkot yang ane tumpangin kejebak macet ada iring- iringan tabot lewat. sekalian aja belaga kaya turis mancanegara sok ambil kamera. hehehe........! jangan marah ya bang. langsung going ke tangerang. rupanyanya supir angkot bengkulu gaul juga dia tahu hasil pilkada tangerang juga tuh. nonton berita terus kali ya? apa sering browsing raden mas google ? may be..
Contoh ceck list kendaraan
| DAFTAR PEMERIKSAAN KENDARAAN | ||||
| HARI/ TANGGAL : | ||||
| NO | BAGIAN YANG DI PERIKSA | OK | NO | KETERANGAN |
| 1 | OLI MESIN | |||
| 2 | AIR RADIATOR | |||
| 3 | AIR ACCU/ BATTERY | |||
| 4 | MINYAK REM/ BRAKE FLUID | |||
| 5 | OLI POWER STEERING | |||
| 6 | AIR CLEANER/ SARINGAN UDARA | |||
| 7 | RODA DEPAN | |||
| 8 | RODA BELAKANG | |||
| 9 | BAN CADANGAN | |||
| 10 | TIE ROD STEERING | |||
| 11 | AS RODA DEPAN | |||
| 12 | GARDAN DEPAN | |||
| 13 | GARDAN BELAKANG | |||
| 14 | SHOCK ABSORBER | |||
| 15 | SPRING BELAKANG | |||
| 16 | REM/ BRAKE | |||
| 17 | OLI TRANSMISI | |||
| 18 | OLI GARDAN | |||
| 19 | ENGINE MOUNTING | |||
| 20 | MOUNTING TRANSMISI | |||
| 21 | CROSS JOINT | |||
| 22 | LAMPU DEPAN | |||
| 23 | GRILL | |||
| 24 | LAMPU SIGN DEPAN KANAN | |||
| 25 | LAMPU SIGN DEPAN KIRI | |||
| 26 | FENDER DEPAN KANAN | |||
| 27 | FENDER DEPAN KIRI | |||
| 28 | PINTU DEPAN KANAN | |||
| 29 | PINTU DEPAN KIRI | |||
| 30 | KACA SPION KANAN | |||
| 31 | KACA SPION KIRI | |||
| 32 | PINTU BELAKANG KANAN | |||
| 33 | PINTU BELAKANG KIRI | |||
| 34 | FENDER BELAKANG KANAN | |||
| 35 | FENDER BELAKANG KIRI | |||
| 36 | LAMPU BELAKANG KANAN | |||
| 37 | LAMPU BELAKANG KIRI | |||
| 38 | PINTU BAGAGE/ PINTU BUCK | |||
| 39 | ROOF/ BODY BAGIAN ATAS | |||
| 40 | AIR WIPER | |||
| 41 | WIPER | |||
| 42 | AIR CONDITIONER/ AC | |||
| 43 | KACA/ GLASS | |||
| 44 | LAMPU INDICATOR | |||
| 45 | INTERIOR | |||
| 46 | HORN/ KLAKSON | |||
| 47 | TOLL KIT ( DONGKRAK, KUNCI RODA, DLL ) | |||
| NO. POLISI : | WARNA : | |||
| DI PERIKSA OLEH | DI KETAHUI OLEH | |||
| DRIVER | ||||
Selasa, 02 Agustus 2011
SELAYANG PANDANG, SEDAP DIPANDANG TAK MUDAH DIPEGANG
SEKILAS Tentang desa Air Sebayur kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara. propinsi Bengkulu. pada awal datangnya transmigran desa ini masih berupa semak belukar, kayu- kayu besar hasil penebangan malang melintang di semua pekarangan rumah penduduk trans yang baru. ketika itu rombongan kami datang, tepatnya 11 pebruary 1986 dipimpin kepala rombongan DEDI WIJAYA KUSUMAH yang tak lain adalah kakak saya sendiri yang sekarang berpindah ke desa sei laut, Padang painan Sumatra Barat. Kami adalah rombongan transmigran asal kabupaten Purwakarta, JawaBarat yang berjumlah sekitar 42 kepala keluarga. ssebelum kami tiba di sana telah terlebih dahulu tinggal para transmigran asal Brebes,bumiayu, kubang putat Jawa tengah, dari Ponorogo, nganjuk, jawa timur, kemudian transmigran yang tergabung dengan Yayasan DARMAIS jakarta yang merupakan gabungan warga bogor dan jakarta. untuk trans local hanya dari warga Bintunan kec lais.
Letak kantor KUPT pada saat itu berada di Air sebayur II ( yang sekarang dikenal dengan Dusun Taba) juga gudang penyimpanan beras untuk jatah pangan para transmigran ( sekarang SDN Air sebayur ). saudara jangan berpikir mudah dulu, pada saat itu justru saat- saat tersulit untuk seluruh transmigran di Air Sebayur, bayangkan dengan modal Harapan Yang dibawa dari kampung halaman masing- masing, mereka semua mencoba bertahan dengan kerasnya alam dan kebutuhan hidup sehari- hari, masih ada untungnya PTPN XXIII saat itu memperkerjakan kami saat itu yang hanya mendapat gajih sebesar Rp. 1200 / hari. yang notabene kebun tersebut akhirnya kami miliki dengan cara mencicil/ mengangsur dari hasil kebun tersebut. perlahan-lahan tapi pasti, penduduk Air Sebayur yang murni warga transmigran mulai berkurang, banyak dari mereka mengeluh tidak betah, tidak kuat menahan kemiskinan, bayangkan saja, selepas bantuan beras tidak diberikan lagi, banyak warga yang kekurangan pangan di sebabkan gagal panen, kemarau, dan lahan yang tidak lagi subur untuk ditanami padi dan palawija lainnya. sampai saat ini hanya tinggal kurang lebih 60 KK saja warga murni transmigran,( di postingan berikutnya akan saya tampilkan nama- nama mereka yang bisa bertahan sampai saat ini ). saat ini Air Sebayur Maju? tergantung dari sudut mana anda memandang dari segi moral sebaiknya prioritas utama untuk dibenahi saat ini. semoga Desaku jaya selalu.
Letak kantor KUPT pada saat itu berada di Air sebayur II ( yang sekarang dikenal dengan Dusun Taba) juga gudang penyimpanan beras untuk jatah pangan para transmigran ( sekarang SDN Air sebayur ). saudara jangan berpikir mudah dulu, pada saat itu justru saat- saat tersulit untuk seluruh transmigran di Air Sebayur, bayangkan dengan modal Harapan Yang dibawa dari kampung halaman masing- masing, mereka semua mencoba bertahan dengan kerasnya alam dan kebutuhan hidup sehari- hari, masih ada untungnya PTPN XXIII saat itu memperkerjakan kami saat itu yang hanya mendapat gajih sebesar Rp. 1200 / hari. yang notabene kebun tersebut akhirnya kami miliki dengan cara mencicil/ mengangsur dari hasil kebun tersebut. perlahan-lahan tapi pasti, penduduk Air Sebayur yang murni warga transmigran mulai berkurang, banyak dari mereka mengeluh tidak betah, tidak kuat menahan kemiskinan, bayangkan saja, selepas bantuan beras tidak diberikan lagi, banyak warga yang kekurangan pangan di sebabkan gagal panen, kemarau, dan lahan yang tidak lagi subur untuk ditanami padi dan palawija lainnya. sampai saat ini hanya tinggal kurang lebih 60 KK saja warga murni transmigran,( di postingan berikutnya akan saya tampilkan nama- nama mereka yang bisa bertahan sampai saat ini ). saat ini Air Sebayur Maju? tergantung dari sudut mana anda memandang dari segi moral sebaiknya prioritas utama untuk dibenahi saat ini. semoga Desaku jaya selalu.
Kamis, 28 Juli 2011
Jangan Remehkan Transmigasi
Pada awalnya yang ikut program transmigrasi dianggap orang yang miskin, susah, ekonomi lemah, dan orang buangan. namun setelah mereka menempati lahan baru yang dipasilitasi oleh pemerintah mereka perlahan tapi pasti dapat merubah tarap hidup menjadi lebih baik bahkan lebih dari itu. banyak contoh dibeberapa tempat pemukiman transmigran tidak sedikit anak- anak mereka yang meraih gelar sarjana, dokter, bahkan menjadi pejabat daerah. Dorongan dan support dari pemerintah sangat besar manfaatnya untuk mereka para transmigran, mulai dari pelatihan, keberangkatan hingga sampai dilokasi, ditambah lagi subsidi bahan pokok sampai dianggap bebas pangan, dan banyak lagi bantuan lain yang mereka dapat. Adakah kesulitan yang mereka hadapi ditempat baru ? tentu ada, tidak sedikit dari mereka para transmigran yang meyerah, tidak tahan dengan kondisi alam, ingat terus kampung halaman, merasa tidak ada kemajuan. atau benturan dengan warga lokal karena kesalahpahaman. mereka yang bertahan pasti mendapat hasil yang mengagumkan. suatu contoh, transmigran di Propinsi Riau banyak transmigran yang berhasil dan berdampak positif bagi warga setempat dari sisi perekonomian. berkebun menjadi mata pencaharian mereka yang menjanjikan, diantaranya : kebun sawit, kebun karet, dan komoditas unggulan lainnya.
Langganan:
Komentar (Atom)


